Deg-degan nih ane nungguin tim kesayangan ane bakalan bertanding nanti malam di stadion el madrista Bernabeu. Ane cinta mati sama Inter Milan.
Nungguin hasil pertandingan final liga champion 2010 yang akan digelar nanti malam, kira-kira jam 01.45 WIB, atau sekitar 11 jam lagi menuju final, dari kamar gue.
Semoga nanti malam inter berhasil meraih Treble winner mereka yang pertama sepanjang sejarah, dan Mourinho memberikan perpisahan yang manis untuk Internisti.
Setelah pertandingan nanti, gw langsung akan post beritanya versi gw sendiri di blog ini … SO, stay tune di nunugenius.net
(11 jam kemudian, pukul 05.05 WIB)
Tadi malem ane bangun jam 01.45 tepat beberapa detik lagi sebelum fluit kick off dibunyikan, dan ….
Dorrr
eh, Pritttttt….
Jalannya pertandingan Final Liga champion 2010, inter milan vs bayern munchen
Diawal pertandingan, Inter milan mendominasi permainan namun karena masih diawal pertandingan jadi pasukan biru hitam kurang padu dalam melakukan serangan-serangan di awal pertandingan
Sepuluh menit berselang, giliran bayern munchen yang berbalik menguasai pertandingan, namun bayern bermain cenderung memainkan bola di wilayahnya sendiri, kontan suporter pun meneriaki para pemain munchen karena tidak menyuguhkan pertandingan yang menghibur
Diego Milito Hadirkan Gol Pembuka dan Penutup
Inter terus diserang, tapi pertahanan inter rupanya sulit ditembus oleh para Bavarian. dan Pada menit ke-35 lewat serangan balik cepat yang dimulai oleh umpan panjang Julio Caesar yang langsung mengarah ke Diego Millito yang langsung di tanduk ke arah Sneijder yang langsung di umpan kembali ke arah Milito yang berlari ke arah gawang, dengan sontekan yang diawali dengan gerak tipu lalu akhirnya bola ditendang dengan kuat ke arah gawang, gol
skor 1-0 untuk keunggulan inter bertahan sampai pluit babak pertama dibunyikan.
Babak kedua baru berjalan beberapa detik, Bayern sudah mengancam, beruntung Inter mempunyai kiper bepengalaman sekaliber Julio Caesar yang mampu mengantisipasi tendangan tersebut.
Tidak lama setelah itu hasil kerja sama antara Sneijder dan Eto’o mampu di konversikan kembali menjadi gol yang kedua Inter yang dilesahkan kembali oleh Diego milito, 2-0 untuk Internazionale
Setelah itu jalan nya pertandingan di dominasi oleh Bayern, tapi rupanya mental para pemain bayern sudah lebih dulu drop, sehingga usaha yang dilakukan dapat dengan mudah dipatahkan oleh para barisan belakang I’ll Nerazzuri.
Sampai peluit akhir dibunyikan keunggulan inter milan 2-0 atas bayern munchen bertahan. dan Inter akhirnya meraih gelar Juara Liga Champion tahun 2010.
Treble Winner Inter Milan
Dengan diraihnya gelar liga champion oleh intermilan, otomatis tahun ini inter menjadi peraih Treble winner, setelah sebelumnya inter mampu mengukuhkan dirinya sebagai tim yang paling kuat di Liga Italia dan Coppa Italia
Keberhasilan inter juga rupanya disyukuri oleh para tim pesaing mereka di Italia, karena dengan begitu jatah italia untuk menempatkan wakilnya di liga eropa tidak akan dikurangi atau masih mendapatkan empat tim yang berhak berlaga di Liga champion tahun depan.
Perpisahan Manis Mourinho untuk Internisti dan Morrati
Sejak sebelum pertandingan di helat pun, Mourinho yang sudah akrab dengan kontroversi menyatakan keinginan nya untuk pindah ke real madrid pada musin 2010-2011.
Jika itu terjadi, berarti pertandingan final ini menjadi kado perpisahan yang paling manis dari Jose Mourinho untuk Internisti dan khususnya untuk presiden Inter milan, Massimo Morrati
Setelah sebelumnya pada saat inter mendapatkan juara liga itali, morrati berujar bahwa “gelar liga italia untuk mourinho”. dan sekarang waktunya mourinho yang berbalas kebaikan kepada morrati, “saya ingin membawa piala liga champion untuk inter milan, dan membuat massimo menangis bahagia, serta ingin melihat foto presiden sejajar dengan ayahnya di camp latihan inter, appliano gentli”
—-
hosh… capek juga nih nulis panjang.
demikian cerita inter milan yang juar liga champion 2010. Selamat buat internisti indonesia, dan selamat buat Gue sendiri yang emang dari lahir sudah ditakdirkan menjadi internisti sejati. Bravo Inter

