Sepertinya berita tentang Lauching ORMAS Nasional Demokrat ini sudah lumayan lama, kira-kira dua minggu. Tapi sedikitpun saya gak tertarik untuk melihatnya lebih jauh lagi, mungkin saya sudah terlalu capek dengan berbagai janji para elit politik disana yang menawarkan berbagai alternatif perubahan bangsa, tapi kok mereka hanya bicara dan berteriak saja, no action gitu lho..
Sampai akhirnya hari ini, saya memutuskan untuk melihat secara langsung ke TKP apa itu gerakan Nasional Demokrat, visi dan misi serta akan melakukan apa untuk bangsa ini di kemudian hari (mudah-mudahan tidak hanya bisa bicara, atau tidak hanya panas di awal terus dingin, dan tidak ada tindak lanjut)
Sebenarnya bangsa ini / masyarakat indonesia saat ini sudah mulai cerdas dan lebih baik dalam merespond setiap langkah yang diambil oleh para politisi, namun ternyata sampai sekarang belum ada yang benar-benar menyakinkan
“Yakin deh, biarkan semua terjadi secara natural… meyakinkan seseorang tidaklah cukup dengan perkataan saja, anda butuh action untuk meyakinkan masyarakat indonesia, kalau presiden saat ini bilang kalau 100 hari pertama pemerintahan nya berjalan 90% tepat sasaran, so apakah kami percaya? Padahal kemarin baru buat satu buah album lagu lagi… maaf Pak press, kami belum lihat kesungguhan anda.“
Oleh karena itu, secara ikhlas… karena saya belum melihat kesungguhan anda dalam menggerakkan ORMAS ini, Saya sangat berharap dan mendukung Gerakan Nasional Demokrat yang belum lama didirikan ini, mudah2an Nasional Demokrat dibentuk bukan hanya untuk ajang reuni para sesepuh elit politik kita saja ya pak, melainkan untuk perubahan bangsa ini, kita menunggu pak, saya sudah berhenti mencontek sejak 3 tahun yang lalu, karena saya mempunyai harapan kesana, untuk indonesia yang lebih baik.




H.AHMAD TAHIR @ 4:08 pm
Saya sangat tertarik dengan lahirnya nasional demokrat, ada usul kepada senior kami Ketua Umum sekalus pendiri sebagai Mantan ketua penasehat Golkar,saya sebenarnya adalah orang yang dikecewakan di Golkar ketika mendapat suara tebanyak 2004 suara saya dialihkan kenomr urut 1 dan paling kecewa pemilu kemarin seharusnya saya nomor 1 karna saya adlaah ketua di Tngkat Kecamatan tp dialihkan kenomor 2 pd hal saya mengabdi selama 21 tahun tiba-tiba dikeluarkan karena membantah dan bertahan pd nomor urut 1. akhirnya saya mengalah dan kembali kemasyarakat mengabdi dengan mendirikan Pondok Pesantren dengan nama Pondok Pesantren syekh Muh ja’far Banyorang Kec. Topmobulu Kab. Bantaeng sekarang membina anak sebanyak 134 orang tingkat SMP dan SMK.disinilah wadah kami setiap bulan berkumupl para Pimpinan desa. Saya usulkan kepada Ketua Umum Nasional Demokrat agar Pondok Pesantren yang kami bina dapat menjadi Binaan dari Pengurus Nasioanl demokrat karna sampai saat ini belum pernah mendapatkan bantuan pemerintah semuanya adala swadaya masyarakat baik dari gedung ruang belajar, asrama dan alat-alat perkantoran.dan selanjutnya memohon petunjuk kepada Seniorku selaku ketua umum Nasional Demokrat.wassalam ( Mantan Ketua golkar Kecamatan sekaligus pendiri Pondok Pesantren Syekh Muhammad Ja’far Banyorang )